Bingung Nulis Daftar Pusaka? Inilah Cara Menulis Daftar Pustaka yang Benar

Bingung Nulis Daftar Pusaka? Inilah Cara Menulis Daftar Pustaka yang Benar

Apa itu daftar pustaka?

Dalam menulis sebuah makala, proposal, jurnal, dan karya tulis lainya tentu tidak lepas dari yang namanya daftar pustaka. Tahukah anda apa itu daftar pustaka? Daftar pustaka merupakan suatu tulisan yang telah disusun dengan tatanan tertentu yang ada di akhir sebuah karya tulis. Karya tulis yang baik dan benar pasti mempunyai daftar pustaka yang lengkap. Karena dari daftar pustaka tersebut pembaca dapat mengetahui dari mana sumber tulisan tersebut berasal, sehingga apabila pembaca ingin mengunjungi web aslinya tidak kesulitan. Serta sebagai upaya untuk menghargai karya tulis orang lain. Dalam daftar pustaka ini terdiri dari nama penulis, judul karya tulisnya, penerbit, identitas dari penerbit, serta tahun diterbitkanya. Oleh karena itu, maka sangat penting bagi kita untuk mengetahui bagaimana cara menulis daftar pustaka yang benar dan sesuai dengan kaidah bahasa.

Apa fungsi daftar pustaka?

Sebelum berbicara tentang cara menulis daftar pustaka ini, alangkah lebih baik jika kita membahas dulu tentang fungsi dari daftar pustaka sendiri. Fungsi daftar pustaka sendiri adalah sebagai berikut :

  1. sebagai bukti kejujuran penulis kalau karya tulisnya mengambil referensi dari tulisan orang lain, sehingga tidak menimbulkan plagiatisme dan tidak menimbulkan perselisahan.
  2. sebagai penghargaan kepada penulis yang tulisanya dijadikan sebagai referensi dalam sebuah karya tulis orang lain, sehingga dapat menimbulkan rasa bangga dan semangat untuk menulis lagi.
  3. untuk memudahkan pembaca apabila ingin mengunjungi web asli tulisan tersebut sebagai bahan untuk kebutuhan tulisan lainya.
  4. sebagai pelengkap karya tulis yang baik dan sesuai dengan kaidah.

Bagaimana cara menulis daftar pustaka yang benar?

Dalam menulis daftar pustaka ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan, yaitu nama penerbit, tahun diterbitkanya, judul karya tulis, tempat diterbitkanya, serta nama penerbitnya. Adapun aturan dalam penulisan daftar pustaka adalah sebagai berikut?

  1. untuk nama penulis terdiri dari dua atau lebih kata, penulisanya dengan membalik nama belakang menjadi nama depan dengan diberi tanpa koma (,). Contohnya : nama asli penulis adalah Ulviyana Herman, maka pada daftar pustaka ditulis Herman, Ulviyana.
  2. dalam daftar pustaka tidak perlu mencantumkan gelar apapun, hanya nama asli penulis saja.
  3. urutan penulisan dimulai dari kanan dengan urutan nama penulis, tahun terbit, nama kota terbit, serta nama penerbit.
  4. penulisan tahun terbit diakhiri dengan tanda titik. apabila tidak ada tahun terbitnya maka dapat ditulis dengan kalimat ‘Tanpa Tahun’.
  5. penulisan judul karya tulis ditulis dengan huruf miring.
  6. penulisan kota terbit ditulis dengan nama kota dan diakhiri dengan titik.
  7. Format penulisan daftar pustaka ditulis sesuai dengan abjad.
Related Article:  Berapakah Budget Digital Marketing Yang Efektif Untuk Mendulang Kesuksesan?

Bagaimana contoh daftar pustaka yang benar?

Bagi anda yang masih bingung bagaimana cara menulis daftar pustaka yang benar. Inilah beberapa contoh daftar pustaka yang benar dan sudah sesuai dengan kaidah bahasa.

  1. Herman, Ulviyana. 1996. Kumpulan Puisi dan Cerpen. Cirebon. MN Writing.
  2. 2008. Aku Ingin Mencintaimu dengan Sederhana. Lamongan. Ali Cipta.
  3. Meika, Alvi. 2002. Belajar Ilmu Hadits. Jakarta. CCV Media.
  4. Ramadhan, Boy. 2004. Cerita Rakyat Jawa Barat. Surabaya. FY Media

 

Inilah pembahasan mengenai daftar pustaka serta contohnya. Semoga bermanfaat bagi anda yang ingin menulis daftar pustaka untuk karya tulis anda. jangan pernah menyerah untuk belajar dan belajar.

45 Views
Please follow and like us:

Nilai Kualitas Konten